Langsung ke konten utama

Lintah itu masih Hidup

Balik lagi dengan saya
Amal Tetap Optimal (aamiin)
rindu dengan nama itu
nama yang selalu jadi doa untu k yang memanggilnya

eniwei
kita tidak sedang membahas itu ya mal
*ngingetin diri sendiri

sore ini di angkot 03 menuju rumah
ada hal yang sangat mengganggu pikiran
bikin gak berhasil tidur nyenyak di angkot padahal biasanya pules

yaitu lintah
tapi kali ini gak bahas lintah yang serin gnempel di kaki kita

perjalanan pun berlanjut menyusuri gang sempit di parung bingung
terlihat dua orang pria bertubuh kekar, memakai jaket jins kumal
rokok filter ditangannya dan beberapa lembar ratusan ribu dipegangnya

satu yang lain sibuk membalikkan buku catatan panjang
yang satu bermimik ramah kepada seorang ibu di hapadannya

mendadak teringatlintah
lintah darat bermodus koperasi

beberapa bulan silam sempat saya tinggal di lingkungan menengah ke bawah
dimana kata2 koperasi digunakan untuk memformalkan modus rentenir ini

aih, bukan bidang saya untuk membahas perekonomian
hanya saja saya risih dengan hal ini

pernah suatu hari saya mengamati sang lintah itu bermuka masam di depan rumah
karena ada yang tidak bisa membayar cicilan harian
ada juga yang barang2nya diangkut karena tunggakan 2 minggu belum disetorkan

berbagai macam tingkah yang membuat saya gerah

dimana sih BMT atau koperasi "beneran" yang berfungsi menyalurkan dana kepada masyarakat lapisan bawah?
ah, tak pantas pula saya menghujat mereka,
namun yang mengenaskan
rentenir tumbuh subur bagai jamur yang siap "membantu" siapapun bila kesulitan biaya

sistemnya sangat riba
pertama potongan pinjaman
bila pinjam 1.000.000 maka akan dipotong 10%
jadi hanya terima bersih 900.000
kemudian bunganya 20% jadi yang harus dibayarkan total adalah 1.200.000
*keliatan banget kan uang berbunga





oiii...
lupa ya riba PASTI HARAM!
Ini dipertegas dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 275 : ...padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba...

berasa uang yang dimiliki milik sendiri?
 maap ya sodara-sodara yang baca
emosi jiwa juga nih

perputaran uang di negara ini kurang merata
buliran dana bantuan tunai hanya semriwing angin di tengah kapitalisme brutal

semoga sistem keuangan syariah cepat direalisasikan

#Depok, 31 Januari 2012
bener-bener sebel sama rentenir..

Komentar

  1. haha agak terbawa emosi juga yah

    gue juga pernah ngalamin langsung yang namanya "dibantu" oleh koperasi yang ternyata lintah juga, mereka tiap beberapa hari dateng ke rumah buat nagih, serius keadaan itu bikinn stres abis, meskipun udah lepas sekarang ini. Teruus ..., uhh, udah ah, gue malah jadi curhat nanti kalau diterusin :P

    Nice post anyway mal :)

    BalasHapus
  2. emang lagi emosi sama hal ini,
    gak takut apa dililit tujuh lapisan bumi?

    sabar ya fi.. Alhamdulillah udah lepas..
    stres berat rasanya emang

    keep writing
    #walo gak sistematis

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dokter Kandungan Depok

Assalamualaikum Dear buibu shalihat para bumil yang lagi cari referensi calon istri yang lagi belajar tulisanku ini untuk kalian yang ingin menjaga Yup kehamilan pertama ini banyak hal yang dipelajari SANGAT BANYAK HAL X) Salah satu yang menjadi konsentrasi saya adalah masalah dokter kandungan aih gak kebayang kalau harus ada laki2 selain suami yg ngeliat organ dalem itu T_T bukan cuma ngeliat tapi juga pegang2 dan masukkan tangannya (kalau lagi PD) karna itu saya amat strik untuk cari dokter kandungan Alhamdulillah di depok kotaku tercinta ini, cukup banyak alternatif Kalau saya sendiri kaya kutu loncat tergantung mood dan kondisi periksanya kalau lagi pengen banget, bela2in ke dokter yg jauh kalau lagi sakit bgt & gak kuat, pasrah ke yang dekat aja ada 3 dokter yang sudah pernah saya periksa 1. Dokter Patmawati Beliau bisa ditemui di RSUD, Klinik di jembatan serong (lupa namanya) sama di Bidan Yuni (Perumahan samping BDN khusus hari kamis utk USG) Dok...

Budaya Komentator

Pernah naik angkutan umum? entah bis kota, busway, commuter line bahkan getek sekalipun sekali - kali cobalah ajak sesama pengguna kendaraan itu berbincang memang dasarnya insan - insan negeri ini kental dengan budaya ramah tamah mayoritas akan dengan tanggapnya menjawab apa yang kita tanyakan gak percaya? ah, saya sering sekali mencobanya awalnya bertanya tentang tinggal dimana, atau beli sepatu dimana lama - lama akan kau dengar keluhan tentang bangsa kita dan uniknya semua orang BISA BERPENDAPAT! ya.. semua pembahasan akan berujung tentang carut marutnya negeri kita miris memang dan biasanya karena wajah saya yang imut - imut mereka bisa mengenali bahwa saya masih mahasiswa "Buat apa mahasiswa aksi kejalan, nambah macet aja" "ah, saya mah gak percaya lagi sama mahasiswa, mereka aja sering bolos dan nyontek" "mahasiswa sama saja dengan buruh, melakukan sesuatu demi uang" apatisme yang tinggi dan ekpektasi tajam ...

Harusnya Kita (Ber) Saudara

Obrolan ringan dalam perjalanan pulang dari tanah abang ke Depok kemarin siang tentang batalnya konser lady gaga di negeri tercinta tapi bukan itu yang mau dibahas sekarang yang jadi tuing ting di kepala malah tentang negara tetangga secara teritorial Malaysia negeri jiran yang menyimpan kearifan yang serupa dengan Indonesia Bahasa, nuansa, rupa dan keanekaragaman yang merumpun kita dalam satu kata : Melayu Sangat berbeda dengan tetangga teritorial yang sebelahnya lagi : Singapura berbeda dalam banyak hal. terlebih tentang kebijakan politik yang pro terhadap investor itu *agak malas nyebutnya* akhirnya laptop dibuka, kabel spee*y dipasang, google chrome dinyalakan dan bertemulah saya dengan artikel yang sepaham dengan apa yang ingin saya tulis dan ceritakan *tentunya dengan bahasa lebih sistematis* Indonesia tidak akan menoleransi tindakan negara lain yang mengancam kedaulatan, termasuk menggeser tapal batas. ”Tidak ada kompromi soal kedaulatan,” kata Juru Bic...