Langsung ke konten utama

Jamal eh Jam Malam


*buka-buka folder tulisan sendiri, ternyata banyak yg belum diposting*

Dakwah kampus memang unik
punya karakteristik sendiri yang tidak dimiliki dakwah di tempat lain
seperti  aturan – aturan yang ditetapkan di dalamnya

termasuk yang satu ini
jam malam

batas waktu maksimal berlaku bagi beberapa hal
jam 7 sudah gak ada di kampus  kecuali yang kuliah sore dan pulang agak malam
itu pun ketika pulang ada “satpam” yang menjaga dari belakang
peraturan ini wa bil khusus akhwat

pernah suatu ketika saya bandel melanggarnya
dan benar saja, alarm berbunyi, para “satpam” kampus segera bergerak
dari mulai sms, ditegur langsung sampai diikutin langkahnya

risih awalnya
hei, this is my life
gak usah kalian atur – atur untuk urusan remeh temeh gini deh
jiwa pemberontak saya muncul

akhirnya suatu waktu kembali nekat pulang melebihi jam malam tanpa izin
oh, iya bagi yg memiliki udzur untuk lewat jam malam
maka harus izin kepada pihak – pihak berwenang

dan yang terjadi adalah...
ada beberapa anjing kalau tidak salah ada empat ekor di dekat bengkel sipil
aku yang paranoid dengan anjing bingung gak tau harus berbuat apa

Alhamdulillah
Pertolongan Allah begitu dekat
Ada abang – abang yang masih mengelas di bengkel mesin dan kemudian membantuku untuk mengusir anjing – anjing itu hingga benar – benar jauh dari pandangan

Astaghfirullah
Apa jadinya kalau aku harus menghadapi para kawanan anjing itu seorang diri
Fiuh...

Akhirnya kuberanikan diri bertanya kepada kakak akhwat yang begitu sabar menanggapi pertanyaan kritis dan bertubi – tubiku

“Kak, kenapa akhwat gak boleh pulang lewat dari jam 7?”

“Menurut anti kenapa?”

“lah saya nanya, kakak malah tanya balik. Gak ngerti saya kak”

“begini ukhti shalihat, kurang ahsan akhwat yang dikenal sebagai penyeru kebaikan malah terlihat sering pulang malam. Bayangkan bila ada laki – laki iseng di pintu belakang yang menggodanya. Sebelum kakak disini, sudah ada peristiwa yang kurang pantas dialami seorang akhwat saat pulang malam.” Kakak itu mulai bercerita

Akhwat X pulang malam. Seorang diri melewati jalan kecil belakang kampus. Tak lama ada segerombolan pemuda yang tak bisa menahan syahwatnya. Entah apa motifnya. Dan benar saja, akhwat itu menjadi korban kebiadaban gerombolan pemuda tersebut. Harga dirinya di renggut paksa. Ditemukan keesokan paginya dalam keadaan tidak bernyawa.

Astaghfirullah
Aku sadar memang jam malam ini membawa lebih banyak kebaikan bagi kami para akhwat
Kampus memang indah
Segala peraturan yang dterapkan memang sesuai kebutuhan
Tak dapat kubayangkan apa jadinya bila aku harus menghadapi nasib yang sama dengan akhwat itu

Semangat bermanfaat untuk umat
#Depok 14 Juli 2011
Backsound kembali Izzis menggema menyemangati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dokter Kandungan Depok

Assalamualaikum Dear buibu shalihat para bumil yang lagi cari referensi calon istri yang lagi belajar tulisanku ini untuk kalian yang ingin menjaga Yup kehamilan pertama ini banyak hal yang dipelajari SANGAT BANYAK HAL X) Salah satu yang menjadi konsentrasi saya adalah masalah dokter kandungan aih gak kebayang kalau harus ada laki2 selain suami yg ngeliat organ dalem itu T_T bukan cuma ngeliat tapi juga pegang2 dan masukkan tangannya (kalau lagi PD) karna itu saya amat strik untuk cari dokter kandungan Alhamdulillah di depok kotaku tercinta ini, cukup banyak alternatif Kalau saya sendiri kaya kutu loncat tergantung mood dan kondisi periksanya kalau lagi pengen banget, bela2in ke dokter yg jauh kalau lagi sakit bgt & gak kuat, pasrah ke yang dekat aja ada 3 dokter yang sudah pernah saya periksa 1. Dokter Patmawati Beliau bisa ditemui di RSUD, Klinik di jembatan serong (lupa namanya) sama di Bidan Yuni (Perumahan samping BDN khusus hari kamis utk USG) Dok...

Budaya Komentator

Pernah naik angkutan umum? entah bis kota, busway, commuter line bahkan getek sekalipun sekali - kali cobalah ajak sesama pengguna kendaraan itu berbincang memang dasarnya insan - insan negeri ini kental dengan budaya ramah tamah mayoritas akan dengan tanggapnya menjawab apa yang kita tanyakan gak percaya? ah, saya sering sekali mencobanya awalnya bertanya tentang tinggal dimana, atau beli sepatu dimana lama - lama akan kau dengar keluhan tentang bangsa kita dan uniknya semua orang BISA BERPENDAPAT! ya.. semua pembahasan akan berujung tentang carut marutnya negeri kita miris memang dan biasanya karena wajah saya yang imut - imut mereka bisa mengenali bahwa saya masih mahasiswa "Buat apa mahasiswa aksi kejalan, nambah macet aja" "ah, saya mah gak percaya lagi sama mahasiswa, mereka aja sering bolos dan nyontek" "mahasiswa sama saja dengan buruh, melakukan sesuatu demi uang" apatisme yang tinggi dan ekpektasi tajam ...

Harusnya Kita (Ber) Saudara

Obrolan ringan dalam perjalanan pulang dari tanah abang ke Depok kemarin siang tentang batalnya konser lady gaga di negeri tercinta tapi bukan itu yang mau dibahas sekarang yang jadi tuing ting di kepala malah tentang negara tetangga secara teritorial Malaysia negeri jiran yang menyimpan kearifan yang serupa dengan Indonesia Bahasa, nuansa, rupa dan keanekaragaman yang merumpun kita dalam satu kata : Melayu Sangat berbeda dengan tetangga teritorial yang sebelahnya lagi : Singapura berbeda dalam banyak hal. terlebih tentang kebijakan politik yang pro terhadap investor itu *agak malas nyebutnya* akhirnya laptop dibuka, kabel spee*y dipasang, google chrome dinyalakan dan bertemulah saya dengan artikel yang sepaham dengan apa yang ingin saya tulis dan ceritakan *tentunya dengan bahasa lebih sistematis* Indonesia tidak akan menoleransi tindakan negara lain yang mengancam kedaulatan, termasuk menggeser tapal batas. ”Tidak ada kompromi soal kedaulatan,” kata Juru Bic...