Langsung ke konten utama

Sebenarnya Ia Lebih Sabar

Sabar....
Allah sangat sabar dengan kita
Bukan hanya kita yg sabar sbenarnya mnjalankan printahnya
Namun Allahpun sangat sabar melihat hambaNya berlaku di muka bumi

Ia ciptakan jin dan manusia untuk mnyembah padaNya
Nyatanya, brapa banyak jiwa yg lalai akanNya
Brapa hati yang melupakanNya?

Ia sangat sabar
Tak lantas diberikan kepada ciptaanNya murka dan ahzab
Namun disimpanNya di kemudian hari
Dimana tempat yg jiwa tidak hidup juga tidak mati

KesabaranNya melebihi murkaNya
Ia selalu janjikan rahmat lebih daripada peringatan
Allahu Akbar

Apa jadinya bila Ia tidak sabar?
Tentunya dunia dan seisinya dgn mudah terporakporandakan
Namun Ia masih menunggu para hamba2Nya
Menunggu hingga sbelum terjadi hari akhir nanti
menunggu lautan taubat nasuha padaNya
Allah Maha Sabar
Pantaskah kita terus bermaksiat padaNya?

Bersabarlah wahai diri..
bersabar bertemu denganNya
Bersabar menjalankan amanahNya
Bersabar akan cobaan dan nikmatNya

#kontemplasi jiwa
Cibatok, 20 agustus 2011
Luar biasa berkumpul dgn orang2 (yang senantiasa men-) Shalih (kan diri)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dokter Kandungan Depok

Assalamualaikum Dear buibu shalihat para bumil yang lagi cari referensi calon istri yang lagi belajar tulisanku ini untuk kalian yang ingin menjaga Yup kehamilan pertama ini banyak hal yang dipelajari SANGAT BANYAK HAL X) Salah satu yang menjadi konsentrasi saya adalah masalah dokter kandungan aih gak kebayang kalau harus ada laki2 selain suami yg ngeliat organ dalem itu T_T bukan cuma ngeliat tapi juga pegang2 dan masukkan tangannya (kalau lagi PD) karna itu saya amat strik untuk cari dokter kandungan Alhamdulillah di depok kotaku tercinta ini, cukup banyak alternatif Kalau saya sendiri kaya kutu loncat tergantung mood dan kondisi periksanya kalau lagi pengen banget, bela2in ke dokter yg jauh kalau lagi sakit bgt & gak kuat, pasrah ke yang dekat aja ada 3 dokter yang sudah pernah saya periksa 1. Dokter Patmawati Beliau bisa ditemui di RSUD, Klinik di jembatan serong (lupa namanya) sama di Bidan Yuni (Perumahan samping BDN khusus hari kamis utk USG) Dok...

Budaya Komentator

Pernah naik angkutan umum? entah bis kota, busway, commuter line bahkan getek sekalipun sekali - kali cobalah ajak sesama pengguna kendaraan itu berbincang memang dasarnya insan - insan negeri ini kental dengan budaya ramah tamah mayoritas akan dengan tanggapnya menjawab apa yang kita tanyakan gak percaya? ah, saya sering sekali mencobanya awalnya bertanya tentang tinggal dimana, atau beli sepatu dimana lama - lama akan kau dengar keluhan tentang bangsa kita dan uniknya semua orang BISA BERPENDAPAT! ya.. semua pembahasan akan berujung tentang carut marutnya negeri kita miris memang dan biasanya karena wajah saya yang imut - imut mereka bisa mengenali bahwa saya masih mahasiswa "Buat apa mahasiswa aksi kejalan, nambah macet aja" "ah, saya mah gak percaya lagi sama mahasiswa, mereka aja sering bolos dan nyontek" "mahasiswa sama saja dengan buruh, melakukan sesuatu demi uang" apatisme yang tinggi dan ekpektasi tajam ...

Harusnya Kita (Ber) Saudara

Obrolan ringan dalam perjalanan pulang dari tanah abang ke Depok kemarin siang tentang batalnya konser lady gaga di negeri tercinta tapi bukan itu yang mau dibahas sekarang yang jadi tuing ting di kepala malah tentang negara tetangga secara teritorial Malaysia negeri jiran yang menyimpan kearifan yang serupa dengan Indonesia Bahasa, nuansa, rupa dan keanekaragaman yang merumpun kita dalam satu kata : Melayu Sangat berbeda dengan tetangga teritorial yang sebelahnya lagi : Singapura berbeda dalam banyak hal. terlebih tentang kebijakan politik yang pro terhadap investor itu *agak malas nyebutnya* akhirnya laptop dibuka, kabel spee*y dipasang, google chrome dinyalakan dan bertemulah saya dengan artikel yang sepaham dengan apa yang ingin saya tulis dan ceritakan *tentunya dengan bahasa lebih sistematis* Indonesia tidak akan menoleransi tindakan negara lain yang mengancam kedaulatan, termasuk menggeser tapal batas. ”Tidak ada kompromi soal kedaulatan,” kata Juru Bic...