Langsung ke konten utama

Cemburu itu Bumbu ;)

Bismillahirrahmanirrahim

i'm back..
setelah berhibernasi dengan ditemani morning sickness dan vertigo
Pagi ini kembali menuliskan eh mengetikkan catatan saya sebagai seorang istri

sekali lagi saya perkenalan suami saya tercinta

Riant Raafi
(sering banget salah nama, karna agak2 unik perpaduan vokal dan konsonannya)























Ini foto waktu kumpul bareng @ITJDepok di Warung SS samping Bumi Wiyata
waktu itu baru ngeh kalau kita unyu unyu eh ungu-ungu maksudnya :3


okesip balik lagi

Cemburu?
saya sampai nangis bombay baca bukunya mbak asma nadia
"Catatan Hati yang Cemburu"
kumpulan kisah para istri yang cemburu pada suaminya dgn berbagai subjek

dan menjelang bulan ke tiga pernikahan
mulai rasa ini menggelayuti di dada saya

Alhamdulillah suami orang yg sangat terbuka
dan tak ingin menyakiti istri mungilnya ini

pernah suatu kali saya cemburu pada masa lalunya
namun dengan cepat ia tepis
berbagai hal dilakukan agar kecemburuan itu tak lagi muncul
walau sampai sekarang terkadang masih saya ungkit *pis biyaa

Dan kecemburuan saya yg paling besar adalah
Jika ia berasyik-asyik ria menghabiskan berjam-jam waktunya utk online
walaupun saya juga sering *plak

namun ini jadi sebuah PR besar bagi saya pribadi
karena waktu onlinenya sangat mengganggu waktu istirahat
*jadi seringkali saya tidur duluan karna gak kuat menemaninya online.. hhe

Disini barulah saya sadari
meluangkan waktu khusus utk bersama dengan suami adalah hal yg penting

entah itu hanya bersenda gurau
berbicara dengan janin yg semakin membesar
atau yg paling nggak banget >> Mencetin jerawat saya ><

hohoho

dan dari cemburu itu saya juga belajar
betapa kurang syukur saya padaNya
yang mengamanahkan saya sosok pendamping yang luar biasa

Makasih utk semuanya biya sayang..
semoga Allah kekalkan kita hingga jannahNya :*



















Dokumentasi saat mengisi training #Inspirasi Menikah :')


#Depok 7 Maret 2013
Cemburu itu bumbu
karenanya tak perlu berlebihan

luv u cz Allah Biya :*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dokter Kandungan Depok

Assalamualaikum Dear buibu shalihat para bumil yang lagi cari referensi calon istri yang lagi belajar tulisanku ini untuk kalian yang ingin menjaga Yup kehamilan pertama ini banyak hal yang dipelajari SANGAT BANYAK HAL X) Salah satu yang menjadi konsentrasi saya adalah masalah dokter kandungan aih gak kebayang kalau harus ada laki2 selain suami yg ngeliat organ dalem itu T_T bukan cuma ngeliat tapi juga pegang2 dan masukkan tangannya (kalau lagi PD) karna itu saya amat strik untuk cari dokter kandungan Alhamdulillah di depok kotaku tercinta ini, cukup banyak alternatif Kalau saya sendiri kaya kutu loncat tergantung mood dan kondisi periksanya kalau lagi pengen banget, bela2in ke dokter yg jauh kalau lagi sakit bgt & gak kuat, pasrah ke yang dekat aja ada 3 dokter yang sudah pernah saya periksa 1. Dokter Patmawati Beliau bisa ditemui di RSUD, Klinik di jembatan serong (lupa namanya) sama di Bidan Yuni (Perumahan samping BDN khusus hari kamis utk USG) Dok...

Budaya Komentator

Pernah naik angkutan umum? entah bis kota, busway, commuter line bahkan getek sekalipun sekali - kali cobalah ajak sesama pengguna kendaraan itu berbincang memang dasarnya insan - insan negeri ini kental dengan budaya ramah tamah mayoritas akan dengan tanggapnya menjawab apa yang kita tanyakan gak percaya? ah, saya sering sekali mencobanya awalnya bertanya tentang tinggal dimana, atau beli sepatu dimana lama - lama akan kau dengar keluhan tentang bangsa kita dan uniknya semua orang BISA BERPENDAPAT! ya.. semua pembahasan akan berujung tentang carut marutnya negeri kita miris memang dan biasanya karena wajah saya yang imut - imut mereka bisa mengenali bahwa saya masih mahasiswa "Buat apa mahasiswa aksi kejalan, nambah macet aja" "ah, saya mah gak percaya lagi sama mahasiswa, mereka aja sering bolos dan nyontek" "mahasiswa sama saja dengan buruh, melakukan sesuatu demi uang" apatisme yang tinggi dan ekpektasi tajam ...

Harusnya Kita (Ber) Saudara

Obrolan ringan dalam perjalanan pulang dari tanah abang ke Depok kemarin siang tentang batalnya konser lady gaga di negeri tercinta tapi bukan itu yang mau dibahas sekarang yang jadi tuing ting di kepala malah tentang negara tetangga secara teritorial Malaysia negeri jiran yang menyimpan kearifan yang serupa dengan Indonesia Bahasa, nuansa, rupa dan keanekaragaman yang merumpun kita dalam satu kata : Melayu Sangat berbeda dengan tetangga teritorial yang sebelahnya lagi : Singapura berbeda dalam banyak hal. terlebih tentang kebijakan politik yang pro terhadap investor itu *agak malas nyebutnya* akhirnya laptop dibuka, kabel spee*y dipasang, google chrome dinyalakan dan bertemulah saya dengan artikel yang sepaham dengan apa yang ingin saya tulis dan ceritakan *tentunya dengan bahasa lebih sistematis* Indonesia tidak akan menoleransi tindakan negara lain yang mengancam kedaulatan, termasuk menggeser tapal batas. ”Tidak ada kompromi soal kedaulatan,” kata Juru Bic...