Langsung ke konten utama

Romansa Nikah Muda

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
I'm back sob :D
*tahniah tahniah*

setelah sekian lama terpendam nulis2 disini karena sinyal

Mau sharing tentan "Romansa Nikah Muda" ah..
kalau di Twitter bakal di unfol massal
kalau di FB akan ada yg misuh2
mendingan disini aja, aman X)

Nikah Muda?

Ada yang pro ada yang kontra
bagi saya terserah aja

kalau saya sih lebih cenderung ikut hadits yang ini

"Wahai, para pemuda! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa (shaum), karena shaum itu dapat membentengi dirinya". (Mutafaq’alaih)

Kalau sudah siap, ya nikahlah
Kalau belum, saumlah

Jangan ngemodusin lawan jenis!
 
 
Masa Muda masa penuh gejolak
Ketertarikan pada lawan jenis jadi fitrah
tapi biar berkah disalurkannya melalui cara yang Allah ridhoi

gak lain gak bukan selain MENIKAH

Delapan bulan menjalani pernikahan yang relatif tergolong menikah muda
kami sangat menikmatinya

menikmati tiap detik cinta yang bertanggung jawab
cinta hanya setelah ada pertanggung jawaban di hadapanNya

Cobaan pasti ada
Ujian juga tak luput kami hadapi bersama







Yang kami berdua pahami, tiap ujian akan membuat kami tambah mengerti
Membuat kami melompat lebih tinggi
layaknya bola basket yang dijatuhkan, ia akan memantul lebih tinggi dari sebelumnya

Dua insan yang awalnya saling menjaga interaksi ini
kini menghadapi perahu yang sama
Mengarungi samudra kehidupan yang penuh ombak


Selalu senangkah?
Tidak juga, tapi yang pasti lebih sakinah & bahagia :')
*bye bye galau

Belajar bertanggung jawab dengan tiap keputusan yang diambil
dan penuh syukur padaNya, Allah takdirkan pendamping yang amat sangat mulia

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarga (istri)nya. Dan aku adalah orang yang paling baik di antara kalian terhadap keluarga (istri)ku.”2 (Tafsir Al-Qur`anil ‘Azhim, 2/173)

Kalau saya sedang bimbang menanti sang buah hati
ia menenangkan dengan cinta

ah, betapa yang halal itu lebih menenangkan
memandang yang halal saja bisa mengalirkan airmata

di usia yang masih muda ini,
ditengah berbagai gejolak jiwa
Menikah membuat saya lebih tentram dan terjaga





dan kini.. menanti sang buah hati hadir
detik detik mendebarkan
usia kandungan sudah 36minggu
sebentar lagi kami akan jadi orangtua

amanah yang tidak main2
dititipi penerus peradaban

Doakan ya sob agar sang janin dapat lahir normal

#Depok, 21 Agustus 2013
kita impas ya biya, sama2 23 tahun :p

Komentar

  1. Aamiin, semoga baby nya jadi ikhwan yang tampan dan soleh :)

    BalasHapus
  2. aamiiin... semoga dedek bayinya keren, sekeren abi sama uminya...

    salam kenal mba amal :)
    nice to read ur story, bikin envyyyy :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam ukhuwah mba siti :)

      Semoga Haifan bisa lebih keren dari umi abinya B)

      Aih, ini nulisnya ramdom banget X)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dokter Kandungan Depok

Assalamualaikum Dear buibu shalihat para bumil yang lagi cari referensi calon istri yang lagi belajar tulisanku ini untuk kalian yang ingin menjaga Yup kehamilan pertama ini banyak hal yang dipelajari SANGAT BANYAK HAL X) Salah satu yang menjadi konsentrasi saya adalah masalah dokter kandungan aih gak kebayang kalau harus ada laki2 selain suami yg ngeliat organ dalem itu T_T bukan cuma ngeliat tapi juga pegang2 dan masukkan tangannya (kalau lagi PD) karna itu saya amat strik untuk cari dokter kandungan Alhamdulillah di depok kotaku tercinta ini, cukup banyak alternatif Kalau saya sendiri kaya kutu loncat tergantung mood dan kondisi periksanya kalau lagi pengen banget, bela2in ke dokter yg jauh kalau lagi sakit bgt & gak kuat, pasrah ke yang dekat aja ada 3 dokter yang sudah pernah saya periksa 1. Dokter Patmawati Beliau bisa ditemui di RSUD, Klinik di jembatan serong (lupa namanya) sama di Bidan Yuni (Perumahan samping BDN khusus hari kamis utk USG) Dok...

Budaya Komentator

Pernah naik angkutan umum? entah bis kota, busway, commuter line bahkan getek sekalipun sekali - kali cobalah ajak sesama pengguna kendaraan itu berbincang memang dasarnya insan - insan negeri ini kental dengan budaya ramah tamah mayoritas akan dengan tanggapnya menjawab apa yang kita tanyakan gak percaya? ah, saya sering sekali mencobanya awalnya bertanya tentang tinggal dimana, atau beli sepatu dimana lama - lama akan kau dengar keluhan tentang bangsa kita dan uniknya semua orang BISA BERPENDAPAT! ya.. semua pembahasan akan berujung tentang carut marutnya negeri kita miris memang dan biasanya karena wajah saya yang imut - imut mereka bisa mengenali bahwa saya masih mahasiswa "Buat apa mahasiswa aksi kejalan, nambah macet aja" "ah, saya mah gak percaya lagi sama mahasiswa, mereka aja sering bolos dan nyontek" "mahasiswa sama saja dengan buruh, melakukan sesuatu demi uang" apatisme yang tinggi dan ekpektasi tajam ...

Harusnya Kita (Ber) Saudara

Obrolan ringan dalam perjalanan pulang dari tanah abang ke Depok kemarin siang tentang batalnya konser lady gaga di negeri tercinta tapi bukan itu yang mau dibahas sekarang yang jadi tuing ting di kepala malah tentang negara tetangga secara teritorial Malaysia negeri jiran yang menyimpan kearifan yang serupa dengan Indonesia Bahasa, nuansa, rupa dan keanekaragaman yang merumpun kita dalam satu kata : Melayu Sangat berbeda dengan tetangga teritorial yang sebelahnya lagi : Singapura berbeda dalam banyak hal. terlebih tentang kebijakan politik yang pro terhadap investor itu *agak malas nyebutnya* akhirnya laptop dibuka, kabel spee*y dipasang, google chrome dinyalakan dan bertemulah saya dengan artikel yang sepaham dengan apa yang ingin saya tulis dan ceritakan *tentunya dengan bahasa lebih sistematis* Indonesia tidak akan menoleransi tindakan negara lain yang mengancam kedaulatan, termasuk menggeser tapal batas. ”Tidak ada kompromi soal kedaulatan,” kata Juru Bic...