Langsung ke konten utama

Jogja Trip Part 1 - Mudik Ke Pekalongan

Assalamualaikum
seperti biasa
setelah membiarkan blog ini agak berdebu
waktunya mengisi dengan petualangan hidupku ^^




Sabtu, 18 Oktober lalu dapat undangan ngisi di UGM
yes JOGJA, one of my dream city :D

karna ini lumayan jauh, aku ceritakan sama mama dan adikku
akhirnya kami berangkat sekeluarga
FULL TEAM :D



kami berangkat dari depok jam 22.30 hari kamis tanggal 16 oktober
rencana ambil jalur pantura karna menurut hasil blogwalking saya
jalur ini lebih lurus2 aja dibanding jalur selatan

etapi ternyata sesampainya di daerah cirebon - pamanukan
stuck lumayan lama -____-'


Tibalah kami di daerah cirebon utk shalat subuh jam 5.20WIB
dan rehat sejenak melepas kepegelan tidur nekuk badan :p






Baby boy ini Alhamdulillah gak muntah sama sekali
ini foto kami sarapan saadayana di pom bensin cirebon


perkiraan meleset, tadinya perkiraan udah bisa pagi2 di pekalongan 
ternyata macaaaat sodara sodara

kita berencana, Allah yang menentukan
keep calm & breakfast :3



waktu menunjukkan pukul 10.30
kami sudah mulai memasuki kawasan pekalongan

SO EXCITED for me :D
secara ya, udah 15 tahun gak pulang kampung

setibanya di rumah bulenya papa, 
keitungnya mbahnya aku
buyutnya haifan...hhe

papa masuk duluan ke rumah sederhana yang gak berubah sama sekali itu
dannnnnn


T_________________________T

mbah memeluk papa sangaaaattt erat
kerpancar kerinduan yang sangat dalam
sampai menangis lho

*ikutan nangis*





ini foto pekarangan depan rumah mbah
nama daerahnya Tirto,
belakangnya rel kereta api







rumah mbah yang tetep sederhana
disana saya meninggalkan kenangan yang masih teringat hingga kini ^^






Main ayam :D


setelah menanti para lelaki shalat jumat
kami cuzzz dari tirto ke jogja

lewat ambarawa

dan di perjalanan ketemu tempat batik2 gitu
mampirlah kami, emang fitrahnya perempuan yak xp



nyicip nasi megono,
makanan khas pekalongan
kirain rasanya deketan sama gudeg
ternyata bedaaaaa banget
khas banget deh d^^b





dan petualangan di pekalongan kami
diakhiri dengan SHOPPING


hahahaha


ternyata muraaahh bingit yak
saya beli baju couple : gamis dan atasan cuma 90/psg

disini 90 belom dapet gamisnya -___-






foto babang ikutan milih batik untuk biyanya

sayangnya batik seukurannya belum ada yang cocok
*harga maupun warna.. hhe



sekian dulu Jogja Trip Part 1 yang masih di Pekalongan


ohya FYI
semobil itu isinya 7 orang dewasa, 2 baby
10 tas mudik belom lagi bantal dan selimut

kebayang gak betapa suasana mudiknya mobil itu


insya Allah dilanjut jika sempat

Depok. 24 Oktober 2014


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dokter Kandungan Depok

Assalamualaikum Dear buibu shalihat para bumil yang lagi cari referensi calon istri yang lagi belajar tulisanku ini untuk kalian yang ingin menjaga Yup kehamilan pertama ini banyak hal yang dipelajari SANGAT BANYAK HAL X) Salah satu yang menjadi konsentrasi saya adalah masalah dokter kandungan aih gak kebayang kalau harus ada laki2 selain suami yg ngeliat organ dalem itu T_T bukan cuma ngeliat tapi juga pegang2 dan masukkan tangannya (kalau lagi PD) karna itu saya amat strik untuk cari dokter kandungan Alhamdulillah di depok kotaku tercinta ini, cukup banyak alternatif Kalau saya sendiri kaya kutu loncat tergantung mood dan kondisi periksanya kalau lagi pengen banget, bela2in ke dokter yg jauh kalau lagi sakit bgt & gak kuat, pasrah ke yang dekat aja ada 3 dokter yang sudah pernah saya periksa 1. Dokter Patmawati Beliau bisa ditemui di RSUD, Klinik di jembatan serong (lupa namanya) sama di Bidan Yuni (Perumahan samping BDN khusus hari kamis utk USG) Dok...

Budaya Komentator

Pernah naik angkutan umum? entah bis kota, busway, commuter line bahkan getek sekalipun sekali - kali cobalah ajak sesama pengguna kendaraan itu berbincang memang dasarnya insan - insan negeri ini kental dengan budaya ramah tamah mayoritas akan dengan tanggapnya menjawab apa yang kita tanyakan gak percaya? ah, saya sering sekali mencobanya awalnya bertanya tentang tinggal dimana, atau beli sepatu dimana lama - lama akan kau dengar keluhan tentang bangsa kita dan uniknya semua orang BISA BERPENDAPAT! ya.. semua pembahasan akan berujung tentang carut marutnya negeri kita miris memang dan biasanya karena wajah saya yang imut - imut mereka bisa mengenali bahwa saya masih mahasiswa "Buat apa mahasiswa aksi kejalan, nambah macet aja" "ah, saya mah gak percaya lagi sama mahasiswa, mereka aja sering bolos dan nyontek" "mahasiswa sama saja dengan buruh, melakukan sesuatu demi uang" apatisme yang tinggi dan ekpektasi tajam ...

Harusnya Kita (Ber) Saudara

Obrolan ringan dalam perjalanan pulang dari tanah abang ke Depok kemarin siang tentang batalnya konser lady gaga di negeri tercinta tapi bukan itu yang mau dibahas sekarang yang jadi tuing ting di kepala malah tentang negara tetangga secara teritorial Malaysia negeri jiran yang menyimpan kearifan yang serupa dengan Indonesia Bahasa, nuansa, rupa dan keanekaragaman yang merumpun kita dalam satu kata : Melayu Sangat berbeda dengan tetangga teritorial yang sebelahnya lagi : Singapura berbeda dalam banyak hal. terlebih tentang kebijakan politik yang pro terhadap investor itu *agak malas nyebutnya* akhirnya laptop dibuka, kabel spee*y dipasang, google chrome dinyalakan dan bertemulah saya dengan artikel yang sepaham dengan apa yang ingin saya tulis dan ceritakan *tentunya dengan bahasa lebih sistematis* Indonesia tidak akan menoleransi tindakan negara lain yang mengancam kedaulatan, termasuk menggeser tapal batas. ”Tidak ada kompromi soal kedaulatan,” kata Juru Bic...