Langsung ke konten utama

Mudik ke Pekalongan - Part 2 (Review Museum Batik Pekalongan)

Assalamualaikum
Biar enak bacanya, dibikin beberapa part 
kali ini kami ke Museum Batik Pekalongan
seriusan panasnya pollll
bawa kacamata item + pake baju yang nyaman




Tampak depan museumnya
samping museum pas ada masjid
sebrangnya ada gereja



Iconic tulisan batik ini ada di sebrang Museum batik
Potoable banget emang
tapi yaaa itu, siap2 panas hhe



ini ada di dalam ruangan pamer museum batik
agak agak kayya museum kota tua bentuk bangunannya



Rombongan M. Tholib Family
diantara motif2 batik yang jarang dilihat


Fallling in love with this batik
insya Allah akan jadi next project +Jilbab Walimah 



Susahnya poto keluarga -_-




Pas kesana banyak anak SD yang seddang belajar membatik
rameeeee bgt


ini tempat workshop mencanting
bisa nyoba langsung ngebatik tulis



Kalau ini cap untuk ngebatik
batik itu jenisnya ada tulis, cap, kombinasi & printing
yang paling mahal jelas yang tulis



Masuk ke museum ini teringat beberapa museum di Kota Tua Jakarta. Ada kemiripan dalam bagian bangunannya
.
.
Tiket masuk seharga 5.000/dewasa & 1.000/Anak lumayan worth it utk sajian di museum ini
.
.
Ada 3 ruang pameran. Pertama tepat disamping loket Tiket. Berbagai penjelasan ttg batik disajikan. Dari mulai bahan pembuatan, cara, aplikasi & motif batik
.
.
Di bagian belakang museum ini menyesuaikan workshop untuk belajar membatik pula
.
.
Minusnya museum ini masih terkesan old school & krg terawat. Semoga bisa terus dikembangkan

Depok, 31 Oktober 2016


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dokter Kandungan Depok

Assalamualaikum Dear buibu shalihat para bumil yang lagi cari referensi calon istri yang lagi belajar tulisanku ini untuk kalian yang ingin menjaga Yup kehamilan pertama ini banyak hal yang dipelajari SANGAT BANYAK HAL X) Salah satu yang menjadi konsentrasi saya adalah masalah dokter kandungan aih gak kebayang kalau harus ada laki2 selain suami yg ngeliat organ dalem itu T_T bukan cuma ngeliat tapi juga pegang2 dan masukkan tangannya (kalau lagi PD) karna itu saya amat strik untuk cari dokter kandungan Alhamdulillah di depok kotaku tercinta ini, cukup banyak alternatif Kalau saya sendiri kaya kutu loncat tergantung mood dan kondisi periksanya kalau lagi pengen banget, bela2in ke dokter yg jauh kalau lagi sakit bgt & gak kuat, pasrah ke yang dekat aja ada 3 dokter yang sudah pernah saya periksa 1. Dokter Patmawati Beliau bisa ditemui di RSUD, Klinik di jembatan serong (lupa namanya) sama di Bidan Yuni (Perumahan samping BDN khusus hari kamis utk USG) Dok...

Budaya Komentator

Pernah naik angkutan umum? entah bis kota, busway, commuter line bahkan getek sekalipun sekali - kali cobalah ajak sesama pengguna kendaraan itu berbincang memang dasarnya insan - insan negeri ini kental dengan budaya ramah tamah mayoritas akan dengan tanggapnya menjawab apa yang kita tanyakan gak percaya? ah, saya sering sekali mencobanya awalnya bertanya tentang tinggal dimana, atau beli sepatu dimana lama - lama akan kau dengar keluhan tentang bangsa kita dan uniknya semua orang BISA BERPENDAPAT! ya.. semua pembahasan akan berujung tentang carut marutnya negeri kita miris memang dan biasanya karena wajah saya yang imut - imut mereka bisa mengenali bahwa saya masih mahasiswa "Buat apa mahasiswa aksi kejalan, nambah macet aja" "ah, saya mah gak percaya lagi sama mahasiswa, mereka aja sering bolos dan nyontek" "mahasiswa sama saja dengan buruh, melakukan sesuatu demi uang" apatisme yang tinggi dan ekpektasi tajam ...

Harusnya Kita (Ber) Saudara

Obrolan ringan dalam perjalanan pulang dari tanah abang ke Depok kemarin siang tentang batalnya konser lady gaga di negeri tercinta tapi bukan itu yang mau dibahas sekarang yang jadi tuing ting di kepala malah tentang negara tetangga secara teritorial Malaysia negeri jiran yang menyimpan kearifan yang serupa dengan Indonesia Bahasa, nuansa, rupa dan keanekaragaman yang merumpun kita dalam satu kata : Melayu Sangat berbeda dengan tetangga teritorial yang sebelahnya lagi : Singapura berbeda dalam banyak hal. terlebih tentang kebijakan politik yang pro terhadap investor itu *agak malas nyebutnya* akhirnya laptop dibuka, kabel spee*y dipasang, google chrome dinyalakan dan bertemulah saya dengan artikel yang sepaham dengan apa yang ingin saya tulis dan ceritakan *tentunya dengan bahasa lebih sistematis* Indonesia tidak akan menoleransi tindakan negara lain yang mengancam kedaulatan, termasuk menggeser tapal batas. ”Tidak ada kompromi soal kedaulatan,” kata Juru Bic...