Jumat, 18 November 2011

Antara Pemuda Indonesia dan Palestina

Pagi ini pemuda Indonesia masih meringkuk dikasurnya yang hangat hingga pukul 10.00 pagi. "Malas ah, hari libur ini".
Pagi ini pemuda Palestina sama sekali belum memejamkan mata mereka, mereka berjaga dari serangan Israel ke Palestina dimalam hari.




















Pemuda Indonesia sarapan, "ah,tempe,telor lagi. Bosen!". Terus ga jadi makan.
Pemuda Palestina memilih untuk berpuasa. Israel masih menutup jalur masuknya bantuan pangan.

Pemuda Indonesia ditanya ibunya,"mau kemana Nak?". Dijawabnya, "ah,mamah mau tau ja urusan anak muda".
Pemuda Palestina mencium tangan ibunya, meminta restu dan doanya untuk pergi berjihad di jalan Allah hari ini.

Pemuda Indonesia pergi menenteng gitar.
Pemuda Palestina pergi menenteng senjata.

Pemuda Indonesia menyanyikan lagu-lagu cinta band-band populer.
Pemuda Palestina tak henti-hentinya berdoa dan berdzikir

Pemuda Indonesia, "gw benci keluarga gw!".
Pemuda Palestina memeluk jasad bapak,ibu,dan adiknya yang berlumuran darah. Mereka tak lagi bernyawa terkena serangan udara Israel.

Pemuda Indonesia berantem keroyokan bawa ring dan samurai.
Pemuda Palestina seorang diri menghadang tank Israel dengan sebongkah batu.

Pemuda Indonesia berfoya-foya di kafe dan club mewah.
Pemuda Palestine menatap puing-puing rumahnya yang hancur berantakan. Harta bendanya berubah menjadi abu.

Malam ini pemuda Indonesia melihat pesta kembang api,berkonvoi dijalan raya,meniup terompet menyambut tahun baru.
Pemuda Palestina menyaksikan ledakan-ledakan dari roket Israel di udara,mereka turun kejalan menyerang tentara Israel yang terkutuk dan meneriakkan takbir
"ALLAHU AKBAR!!!"


*mengingatkan kembali,, semoga kita tetap peduli dengan mereka

oleh Anita Fransiska Febriany - my luvly sizta..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar