Senin, 07 Mei 2012

Jamal eh Jam Malam


*buka-buka folder tulisan sendiri, ternyata banyak yg belum diposting*

Dakwah kampus memang unik
punya karakteristik sendiri yang tidak dimiliki dakwah di tempat lain
seperti  aturan – aturan yang ditetapkan di dalamnya

termasuk yang satu ini
jam malam

batas waktu maksimal berlaku bagi beberapa hal
jam 7 sudah gak ada di kampus  kecuali yang kuliah sore dan pulang agak malam
itu pun ketika pulang ada “satpam” yang menjaga dari belakang
peraturan ini wa bil khusus akhwat

pernah suatu ketika saya bandel melanggarnya
dan benar saja, alarm berbunyi, para “satpam” kampus segera bergerak
dari mulai sms, ditegur langsung sampai diikutin langkahnya

risih awalnya
hei, this is my life
gak usah kalian atur – atur untuk urusan remeh temeh gini deh
jiwa pemberontak saya muncul

akhirnya suatu waktu kembali nekat pulang melebihi jam malam tanpa izin
oh, iya bagi yg memiliki udzur untuk lewat jam malam
maka harus izin kepada pihak – pihak berwenang

dan yang terjadi adalah...
ada beberapa anjing kalau tidak salah ada empat ekor di dekat bengkel sipil
aku yang paranoid dengan anjing bingung gak tau harus berbuat apa

Alhamdulillah
Pertolongan Allah begitu dekat
Ada abang – abang yang masih mengelas di bengkel mesin dan kemudian membantuku untuk mengusir anjing – anjing itu hingga benar – benar jauh dari pandangan

Astaghfirullah
Apa jadinya kalau aku harus menghadapi para kawanan anjing itu seorang diri
Fiuh...

Akhirnya kuberanikan diri bertanya kepada kakak akhwat yang begitu sabar menanggapi pertanyaan kritis dan bertubi – tubiku

“Kak, kenapa akhwat gak boleh pulang lewat dari jam 7?”

“Menurut anti kenapa?”

“lah saya nanya, kakak malah tanya balik. Gak ngerti saya kak”

“begini ukhti shalihat, kurang ahsan akhwat yang dikenal sebagai penyeru kebaikan malah terlihat sering pulang malam. Bayangkan bila ada laki – laki iseng di pintu belakang yang menggodanya. Sebelum kakak disini, sudah ada peristiwa yang kurang pantas dialami seorang akhwat saat pulang malam.” Kakak itu mulai bercerita

Akhwat X pulang malam. Seorang diri melewati jalan kecil belakang kampus. Tak lama ada segerombolan pemuda yang tak bisa menahan syahwatnya. Entah apa motifnya. Dan benar saja, akhwat itu menjadi korban kebiadaban gerombolan pemuda tersebut. Harga dirinya di renggut paksa. Ditemukan keesokan paginya dalam keadaan tidak bernyawa.

Astaghfirullah
Aku sadar memang jam malam ini membawa lebih banyak kebaikan bagi kami para akhwat
Kampus memang indah
Segala peraturan yang dterapkan memang sesuai kebutuhan
Tak dapat kubayangkan apa jadinya bila aku harus menghadapi nasib yang sama dengan akhwat itu

Semangat bermanfaat untuk umat
#Depok 14 Juli 2011
Backsound kembali Izzis menggema menyemangati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar