Selasa, 28 Mei 2013

Potensi Konflik

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Blogger yang masih bersedia baca blog random saya

pagi ini sharing ttg #PotensiKonflik di twitter
dan biar ke arsip dengan baik, maka saya posting ulang di blog

walau masih dangkal banget ilmu saya
semoga ada manfaatnya

Bismillah, mau sharing pagi ttg #PotensiKonflik yg terinspirasi dari bunda @asmanadia waktu isi seminar di al azhar beberapa waktu lalu :)

Bagaimana memilih calon yg sesuai, walau sebenarnya ini rahasia Allah, tapi bukan berarti kita lepas berikhtiar #PotensiKonflik :)

Jika calon pasangan adalah anak sulung yg memiliki adik yg banyak dan butuh perhatian, terlebih jika ia membantu orangtuanya scr finansial >

> #PotensiKonflik kurangnya perhatian pada kita. Solusi > Bicarakan baik2 sedari awal masalah pembagian waktu utk berdua dan keluarga :)

Banyak kejadian yg mendiamkan #PotensiKonflik dan baru terasa saat pernikahan berlangsung :)

Analisa potensi konflik calon pasangan, dari kesehariannya. Bagaimana cari taunya? bisa minta info pada sahabat atau keluarganya :)

Cari tau juga bagaimana akhlaknya di sekitar lingkungan aktivitasnya, baik lingkungan kerja, kampus atau rumahnya #PotensiKonflik :)

Cara bicara juga bisa jadi #PotensiKonflik, pahami dari awal. Ada yg memang bicaranya keras tapi bukan utk menyakiti :')

Analisa juga apa saja keinginannya dlm membangun keluarga, yg tak sevisi sulit utk jalan bersama #PotensiKonflik :')

Bagaimana calon ini ketika menerima masalah, Blaming? Accepting? Ignoring? #PotensiKonflik :')

Boleh kok bertanya dengan sang calon jika memang ada yg mengganjal, jangan sampai #PotensiKonflik yg ada diabaikan ya sob ;)

Dulu saya abaikan #PotensiKonflik yg ada dengan alasan "ah, saya bisa mudah adaptasi dgn beliau"

Setelah menikah, ternyata #PotensiKonflik itu beneran jd konflik krn merubah diri tak semudah yg saya sangka, apalagi yg udh jd kebiasaan :)

Bongkar kartu sedikit, saya termasuk yg gak terlalu rapih, sedang suami rapih bgt, #PotensiKonflik ini harus dicari solusinya bersama :)

Awalnya sempat nangis2 karna beliau agak tinggi saat liat saya yg seleboran, tapi sekarang bertahap saya perbaiki diri & ia perbaiki cara :)

#PotensiKonflik ini yg miss di awal pernikahan, karna mikirnya, yaudah si, nanti juga saling pengertian. Ternyata pengertian itu proses :')

#PotensiKonflik tiap pasangan berbeda-beda, itu yg harus diantisipasi, kenali dirimu, kenali (calon) pasanganmu, dulu smp tes @STIFIn_ XD

Ini jadi elemen pendukung aja, bukan yg utama. Saya #insting, beliau #IntuitingExtrovert, belajar lagi apa yg akan jadi #PotensiKonflik :)

Tapi karna kami punya visi yg sama dalam membangun keluarga, maka #PotensiKonflik itu tidak diperbesar dan cari solusi bareng2 :)

Tiap keluarga pasti ada ujiannya, maka mengenali #PotensiKonflik dari awal jadi cara efektif untuk merasakan sakinah :))

Objektif dalam melihat #PotensiKonflik, bukan hanya dari sang calon, tapi juga dari diri kita sendiri :)

Karna saya cukup keras, maka cenderung memilih calon yg lebih tenang. Gak kebayang kalau keras dua2nya #PotensiKonflik :)

Look into yourself, pengasuhan orang tua berperan penting dalam psikologi anak, kenali orangtua calon dengan baik #PotensiKonflik :)

Karna gak hanya bunga-bunga yg akan kita temukan dalam pernikahan, kadang ada kerikil bahkan pohon tumbang, mk bersiaplah #PotensiKonflik :)

Seperti kemarin ada sahabat yg ingin dijodohkan dengan ayahnya pada pemuda yg suka mabuk, bahaya bgt, #PotensiKonflik dunia akhirat ><

Jika #PotensiKonflik msh ringan, bisa diperbaiki bersama, namun jika sudah menyalahi syariat, ini yg perlu sangat dipikir ulang :)

Shalatnya masih bolong2, melawan orangtua, suka gonta ganti pacar. Ini contoh #PotensiKonflik nya besar banget, istikharah terus sob :D

Karna kita menikah bukan untuk kebahagiaan dunia saja, tak inginkah menjadi pengantin akhirat? #NtMS #PotensiKonflik :')

Maaf lahir batin, saya jg masih belajar bnyak utk menggapai "Surga" di dunia, baiti jannati. Smoga ada manfaat dari share #PotensiKonflik :)


#Depok, 28 Mei 2013
Hadapilah tembokmu :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar