Senin, 31 Oktober 2016

Mudik ke Pekalongan - Part 2 (Review Museum Batik Pekalongan)

Assalamualaikum
Biar enak bacanya, dibikin beberapa part 
kali ini kami ke Museum Batik Pekalongan
seriusan panasnya pollll
bawa kacamata item + pake baju yang nyaman




Tampak depan museumnya
samping museum pas ada masjid
sebrangnya ada gereja



Iconic tulisan batik ini ada di sebrang Museum batik
Potoable banget emang
tapi yaaa itu, siap2 panas hhe



ini ada di dalam ruangan pamer museum batik
agak agak kayya museum kota tua bentuk bangunannya



Rombongan M. Tholib Family
diantara motif2 batik yang jarang dilihat


Fallling in love with this batik
insya Allah akan jadi next project +Jilbab Walimah 



Susahnya poto keluarga -_-




Pas kesana banyak anak SD yang seddang belajar membatik
rameeeee bgt


ini tempat workshop mencanting
bisa nyoba langsung ngebatik tulis



Kalau ini cap untuk ngebatik
batik itu jenisnya ada tulis, cap, kombinasi & printing
yang paling mahal jelas yang tulis



Masuk ke museum ini teringat beberapa museum di Kota Tua Jakarta. Ada kemiripan dalam bagian bangunannya
.
.
Tiket masuk seharga 5.000/dewasa & 1.000/Anak lumayan worth it utk sajian di museum ini
.
.
Ada 3 ruang pameran. Pertama tepat disamping loket Tiket. Berbagai penjelasan ttg batik disajikan. Dari mulai bahan pembuatan, cara, aplikasi & motif batik
.
.
Di bagian belakang museum ini menyesuaikan workshop untuk belajar membatik pula
.
.
Minusnya museum ini masih terkesan old school & krg terawat. Semoga bisa terus dikembangkan

Depok, 31 Oktober 2016


Tidak ada komentar:

Posting Komentar